My Passion In Public Health


My Passion In Public Health

Prodi Kesehatan Masyarakat mempelajari ilmu tentang peningkatan taraf hidup dan kesehatan masyarakat dengan cara melakukan pengorganisasian di masyarakat. Jadi, di prodi ini kamu akan mempelajari ilmu medis ditambah dengan ilmu sosial. Kamu akan belajar bagaimana menghitung besaran distribusi penyakit di suatu wilayah, menghitung kondisi kesehatan secara kuantitatif, menganalisa dampak lingkungan pada kesehatan masyarakat, dan faktor kesehatan dan keselamatan kerja. Disini juga akan dipelajari ilmu gizi, manajemen dan administrasi kebijakan kesehatan, serta melakukan penyuluhan kesehatan. Lulusan prodi Kesehatan Masyarakat akan memeroleh gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM) dan dapat berkarir di bagian administrasi Kebijakan Kesehatan, baik di rumah sakit, klinik, ataupun asuransi kesehatan. Lulusan Kesehatan Masyarakat juga dapat berkarir sebagai ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di berbagai perusahaan, serta sebagai penyuluh kesehatan, peneliti dan pengajar di bidang kesehatan masyarakat. Dalam perkuliahan saya ini, saya berharap saya bisa menjadi aktivis di lingkungan perkuliahan dengan mengikuti berbagai macam organisasi seperti BEM dan organisasi lainnya. Di tahun 2023 nanti saya ingin lulus dengan nilai cumlaude dan menjadi lulusan terbaik di Unsoed. Cita-cita saya sehabis saya menyelesaikan S,KM saya ingin melanjutkan gelar Magister yang sesuai dengan gelar S1 saya dan saya akan mengabdi untuk masyarakat banyak. Karena yang saya tahu selama ini masih banyak masyarakat yang tidak terlalu mementingkan kesehatan lingkungannya sendiri padahal itu salah satu hal kecil tapi sangat penting untuk mereka. Kalua tidak adanya penyuluhan seperti itu maka masyarakat di Indonesia ini akan semakin banyak yang terkena penyakit dan meluasnya penyakit menular. Maka dari itu saya sebagai mahasiswa Kesehatan Masyarakat ingin mengabdi penuh terhadap masyarakat. Karna kalu bukan dari kita siapa lagi yang akan melaksanakan hal tersebut. Agar juga Indonesia semakin sehat dan tidak ada lagi penyakit-penyakit yang selama ini meresahkan masyarakat walaupun saya tahu cara itu tidak mudah, apalagi masyarakat di Indonesia beribu-ribu juta jiwa. Setelah saya menyelesaikan gelar Magister saya, saya ingin bekerja di Kementrian Kesehatan atau saya akan bekerja di Perusahaan Kesehatan. Prospek kerja jurusan Kesehatan Masyarakat ini memiliki peluang kerja yang sangat luas, baik itu bekerja di sektor Pemerintahan maupun swasta. Kesehatan Masyarakat juga merupakan jurusan kuliah yang sangat populer di universitas maupun perguruan tinggi negeri. Saya mengetahui banyak dengan prospek kerja pada Kesehatan Masyarakat. Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) mempunyai potensi untuk berkerja di beberapa tempat, yaitu : 

1.    PERUSAHAN: 
Sebagai Tenaga K3 non Medis (Manajemen K3) atau Penyuluh K3 
Sebagai Tenaga Kesehatan Lingkungan yang Menganalisis tentang dampak terhadap gangguan kesehatan masyarakat yang diakibatkan oleh proses Produksi Perusahaan 
AMDALis (Sebagai seorang Konsultan AMDAL ahli Kesehatan Masyarakat) 
Manajemen Kesehatan di Perusahaan 2.

2.    BANK: 
Dev. SDM 
Dev. Logistik 

3.    PEMERINTAHAN : 
PUKESMAS 
Kepala Puskesmas 
DINAS KESEHATAN 
BKKBN 
BNN 
SETNEG 
BAPEDA 
DOSEN 
BLH 
BPOM 4.

4.    RUMAH SAKIT 
SANITARIAN, 
PROMKES 
ENTOMOLOG 
EPID 
K3 
MANAJEMEN KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH SAKIT 
Seiring dengan beberapa permasalahan kesehatan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, lulusan S1 Kesehatan Masyarakat harus memiliki kompetensi yang tidak hanya dalam teori namun juga praktek nyata di lapangan. Untuk itu, pendidikan bagi mahasiswa Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat IKI dilaksanakan berdasarkan kompetensi nasional.Untuk kompetensi kekhususan prodi, nantinya kamu akan dididik untuk mampu merencanakan dan mengembangkan kebijakan kesehatan, mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia dalam bidang kesehatan, melakukan pemberdayaan masyarakat, dan dapat mengidentifikasi determinan sosial-budaya dalam kaitannya dengan permasalahan kesehatan juga alternatif solusinya. Lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat IKI diharapkan dapat menjadi tenaga kesehatan masyarakat yang ahli di bidang epidemiologi kesehatan masyarakat, asuransi kesehatan, kesehatan kerja, kesehatan lingkungan, gizi kesehatan masyarakat dan promosi kesehatan (tenaga penyuluh kesehatan).
Ilmu kesehatan masyarakat merupakan ilmu multidisipliner karena memang pada dasarnya masalah Kesehatan Masyarakat bersifat multikausal, maka pemecahannya harus secara multidisiplin. Oleh karena itu, kesehatan masyarakat sebagai seni atau praktiknya mempunyai bentangan yang luas.
Semua kegiatan baik langsung maupun tidak langsung untuk mencegah penyakit (preventif), meningkatkan kesehatan (promotif), terapi (terapi fisik, mental, dan sosial) atau kuratif, maupun pemulihan (rehabilitatif) kesehatan (fisik, mental, sosial) adalah upaya kesehatan masyarakat (Notoatmodjo, 2003 dalam wikipedia).
Sehingga bagi lulusan kesehatan masyarakat tidak perlu ragu akan peluang kerja, terus tingkatkan potensi diri karena ahli kesehatan masyarakat dapat diterima diberbagai sektor.
Harapan dimasa depan setiap lulusan Kesehatan Masyarakat dapat menjadi keajaiban.
Seorang sarjana kesehatan masyarakat memiliki karakter MIRACLE yang memiliki kepanjangan, 
M: managing
I: Innovating
R: Researching
A: apprenticing
C: Communication 
L: Lead practicing
E: Educating. 
karier lulusan Kesmas sangat luas jika bekerja di intansi pemerintahan ataupun perusahaan swasta. Beragam jabatan bisa kamu pilih setelah tamat menjadi alumni Kesmas. Misalnya, untuk lulusan administrasi dan kebijakan kesehatan bisa bekerja sebagai Kepala Puskesmas, Kepala Rumah Sakit, berkarier di Dinas Kesehatan atau Kementerian Kesehatan. Alumni jurusan Kependudukan dan Biostatistika sangat disarankan untuk bekerja di Badan Statistika atau Badan Kependudukan. Pilihan lainnya, kamu juga bisa bekerja di perusahaan-perusahaan swasta seperti Unilever, Indofood, Pertamina, dan Astra. Dan banyak lagi prospek kerja yang bias kita dapatkan menjadi Tenaga Kesehatan Masyarakat.



Comments

Popular posts from this blog

Sudahkah Perguruan Tinggi memberikan yang Terbaik

Jurnal Kesehatan Masyarakat BTOPH 2019